Lapas Labuhan Ruku Tingkatkan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Melalui Kegiatan Sortir Ikan Lele

REDAKSI BATU BARA

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:29

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhan Ruku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produktif, salah satunya kegiatan sortir ikan lele. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, warga binaan melakukan penyortiran ikan lele berdasarkan ukuran dan kondisi ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pemahaman warga binaan terhadap proses budidaya perikanan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran dalam mendukung pengembangan sektor perikanan yang memiliki potensi ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Lapas (Kalapas) Labuhan Ruku menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan seperti sortir ikan lele, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat serta memiliki motivasi untuk mengembangkan usaha produktif secara mandiri setelah menyelesaikan masa pidana. Beliau juga menegaskan bahwa setiap kegiatan pembinaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga binaan.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Labuhan Ruku berharap warga binaan dapat terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan kerja, serta mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. Kegiatan sortir ikan lele ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Labuhan Ruku dalam mewujudkan pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan berorientasi pada kemandirian warga binaan

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Sidang TPP, Usulkan 18 Narapidana Ikuti Program Rehabilitasi Berbasis Ketahanan Pangan 
Cegah Kemacetan, Subsatgas Samapta Ops Mandalika Atur Lalu Lintas di Kawasan Kute Mandalika 
*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*
Mari Wujudkan Kepatuhan Lalu Lintas Dengan Selalu Mengutamakan Keselamatan Bersama Satlantas Polres Pematang Siantar
Mantapkan Mekanisme Clearance Pejabat BUMD, Pemko Tanjungbalai Ikuti Sosialisasi Pelayanan Clearance
Tinggal Sendiri, Bukan Berarti Sendirian: Peran Keluarga dalam Mendukung Kemandirian Penyandang Disabilitas
Jelang MotoGP 2026, Satgas Preventif Patroli Dialogis di Pelabuhan Gili Mas
Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:39

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi kepada Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:43

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bukit Tusam Tingkatkan Patroli K2YD, Sampaikan Sosialisasi Bahaya Karhutla

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Launching Inovasi Layanan Dokumen Kependudukan “Tuntas di Kecamatan”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:48

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:08

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:48

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:13

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:54

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Berita Terbaru